Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019
0 Komentar 62 pembaca
Bupati Muaraenim, Ir. H. Ahmad Yani, MM dalam hal ini diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim, Ir. H. Hasanudin, MSi bersama dengan Kapolres Muaraenim dan Dandim 0404 Muaraenim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Hutan dan Lahan Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta. Selasa (6/8/2019).

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019

Internasional

Jakarta, https://www.humaspro.muaraenimkab.go.id--Bupati Muaraenim, Ir. H. Ahmad Yani, MM dalam hal ini diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim, Ir. H. Hasanudin, MSi bersama dengan Kapolres Muaraenim dan Dandim 0404 Muaraenim menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Hutan dan Lahan Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta. Selasa (6/8/2019).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dalam arahanya Bapak Joko Widodo minta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Panglima Kodam (Pangdam), Komandan Resort Militer (Danrem), Komandan Kodim (Dandim) dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) untuk bekerja membantu Gubernur, Bupati/Walikota, berkolaborasi, bekerja sama dibantu Pemerintah Pusat. Kepada Panglima TNI, Kapolri, BNPB, BPBD, usahakan jangan sampai kejadian kita baru gerak. Api sekecil apa pun segera padamkan,"Ucapnya.

Untuk itu Presiden meminta semua pihak untuk memprioritaskan patroli terpadu dan deteksi dini, penataan ekosistem gambut agar gambut tetap basah, membuat embung tahan kemarau, upaya waterbombing, hingga penegakan hukum. Presiden menjelaskan bahwa penegakan hukum harus dijalankan agar memberikan efek jera bagi pelaku pembakaran.

“Aturan main di tahun 2015 masih berlaku. Jadi kepada Panglima TNI dan Kapolri, saya ingatkan lagi. Copot jajarannya yang tidak bisa menangani karhutla. Semua Kapolda, Pangdam, harus bisa mengatasi masalah karhutla. Tolong pemda, gubernur, bupati, walikota untuk di-back up, dibantu juga dengan Pemerintah Pusat. Sehingga api sekecil apapun segera padamkan dan jangan ada kebakaran yg besar di wilayahnya,” tegas Presiden.

Terdapat 4 atensi Presiden yang disampaikan kepada peserta rakornas karhutla 2019 di Istana Negara. Pertama, memprioritaskan pencegahan melalui patroli dan deteksi dini. Kedua, penataan ekosistem gambut agar gambut tetap basah dan buat embung tahan kemarau yang tidak mengering saat kemarau. Ketiga, segera mungkin padamkan bila ada api dan lakukan pemadaman sebelum api menjadi besar. Keempat, langkah penegakan hukum yang sudah baik dan terus ditingkatkan serta konsisten.

Author

Humpro Muara Enim
Profil Humpro Muara Enim

Humpro Muara Enim Adalah Portal Web Hubungan Masyarakat Dan Protokol Kabupaten Muara Enim yang bertujuan menyajikan informasi berita seputar Pemerintahan Kabupaten Muara Enim 

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top